Lima Rekomendasi Game Berbasis Virtual Reality yang Patut Dicoba
Ilustrasi headset VR/sumber gambar: WSJ

Games

Lima Rekomendasi Game Berbasis Virtual Reality yang Patut Dicoba

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Game berbasis virtual reality (VR) menawarkan sensasi yang berbeda dibanding memainkan game yang diputar di layar TV atau monitor. Ini karena game berbasis VR menawarkan sensasi seolah pemain ikut masuk ke dalam game tersebut.

Untuk memainkan game berbasis VR, pemain memerlukan perangkat tambahan seperti headset VR. Model headset VR cukup beragam, seperti Oculus Quest 2, HTC Vive, Steam VR, maupun Oculus Rift. Jika bingung memilih game mana yang akan dimainkan lebih dulu, berikut rekomendasi game VR yang patut kamu coba. Sebagian besar game ini bisa dimainkan di semua headset VR, namun ada juga yang hanya bisa dimainkan di headset tertentu.

Beat Saber

Pada level dasar, permainan Beat Saber relatif sederhana. Pemain hanya perlu memotong kubus ke arah tertentu sesuai irama lagu. Seperti game ritme umumnya, Beat Saber juga memiliki tingkatan level yang membuat jalannya permainan menjadi lebih sulit seiring tingginya level. Beat Saber memiliki perpustakaan lagu gratis, namun juga menampilkan lagu-lagu dari artis populer. Pemain juga bisa menambahkan lagu pilihannya sendiri ke game ini.

Dance Central VR

Game ini dikembangkan oleh Harmonix, yang dikenal sebagai pengembang game Rock Band dan Guitar Hero. Dance Central VR menampilkan 32 lagu yang beberapa remix yang menjembatani era hip-hop tahun 80an hingga alternatif modern. Ada juga selusin lagu tambahan dalam bentuk DLC. Namun pemain tak bisa menambah lagunya sendiri.

Hal unik dari Dance Central VR yakni adanya fungsi pelacakan kebugaran bawaan yang bisa memberikan perkiraan kasar berapa banyak kalori yang telah terbakar.

The Climb 2

The Climb 2 memanfaatkan engine yang sama dengan franchise game Far Cry, namun lebih fokus pada aktivitas memanjat bebatuan. Game ini menghadirkan 12 level kesulitan yang terus meningkat dan tersebar di empat lingkungan berbeda mulai dari pegunungan hingga perkotaan.

Setiap pendakian menampilkan beberapa rute ke puncak dan sistem penilaian agar membuat pemain tetap kompetitif melawan yang terbaik di papan peringkat global. Cara memainkan game ini cukup sederhana yakni menggunakan tangan untuk menggenggam dan memanjat. Tantangan pada game ini yakni ketika pemain harus melewati rute yang tepian cengkramannya cukup rumit. Memainkan game ini dalam waktu lama mungkin akan membuat pemain berkeringat, atau setidaknya tangan menjadi lembab.

Baca juga: Spesifikasi Minimum untuk Main GTA Trilogy Definitive Edition di PC

Resident Evil 4 VR

Versi klasik Resident Evil sudah berulang kali dirilis ulang. Namun menghadirkannya dalam versi VR menawarkan sensasi yang berbeda. Bermain game ini dalam bentuk VR akan meningkatkan ketegangan secara signifikan karena memainkannya tak lagi menggenggam joystick.

Salah satu contoh sensasi berbeda yang bisa dirasakan yakni ketika harus mengisi ulang peluru secara manual, tak seperti di versi lainnya yang hanya perlu menekan tombol. Nah, bisa terbayangkan kan bagaimana rasanya ketika kamu harus mengisi ulang peluru secara manual dan saat bersamaan harus menghadapi monster di depanmu.

Star Wars: Squadrons

Game ini memang tak dihadirkan eksklusif untuk platform VR, namun di dalamnya menghadirkan beragam komponen yang mendukung permainan berbasis VR.

Kemampuan untuk berbalik dan melihat semua tombol dan kenop menawarkan sensasi yang berbeda ketika memainkan game ini dalam bentuk VR. Setiap kokpit juga dibuat secara detail, sehingga setiap pesawat terasa berbeda. Game ini juga memiliki mode multiplayer, sehingga pemain bisa melakukan pertempuran udara dengan pemain lain dalam bentuk VR yang tentu menghadirkan pengalaman berbeda.

Ikuti kami di