Teknologi 5G Perlu Terapkan Enkripsi End to End, Ini Sebabnya
CEO NTT Indonesia Solutions, Hendra Lesmana/IST

Teknologi

Teknologi 5G Perlu Terapkan Enkripsi End to End, Ini Sebabnya

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Perkembangan teknologi jaringan seluler di Indonesia kini sudah mencapai teknologi 5G yang menawarkan kecepatan internet lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Seiring perkembangan tersebut, perlu juga diperhatikan mengenai isu keamanan seputar jaringan 5G.

CEO NTT Indonesia Solutions, Hendra Lesmana, mengungkapkan ada beberapa poin terkait cyber security yang bisa ditargetkan pada 5G. Hal itu karena 5G menggunakan internet protocol dari ujung ke ujung. Bahkan radionya memakai internet protocol.

"Bisa dibayangkan jika komunikasi dari radio bisa dibaca. Itu data raw. Chat, voice, bisa diambil kalau itu bisa dibaca. 5G impact-nya sangat masif terhadap cyber security karena menggunakan internet protocol," ujar Hendra dalam bincang virtual belum lama ini.

Karena itu, teknologi 5G harus dibarengi dengan beberapa proteksi. Misalnya dengan melakukan enkripsi end to end atau dari ujung ke ujung. "Enkripsi dari radio sampai ke kantor pusat. Walaupun bisa disadap, tapi tidak bisa dibongkar," paparnya.

Baca juga: Melihat Peran Cloud Hybrid untuk Kebutuhan Bisnis di Tengah Pandemi

Hal lain yang perlu diperhatikan terkait keamanan jaringan 5G adalah adalah menerapkan filter jaringan. Menurut Hendra ini perlu dilakukan untuk menyaring traffic-traffic yang dianggap tidak penting.

"Karena 5G itu bisa sharing jaringan. Kabel yang sama bisa sharing. Ada namanya network segmentation agar bisa filter traffic," jelasnya.

Ikuti kami di

ARTIKEL TERKAIT

-