Apa Itu Paten Sistem Nemesis yang Sukses Didapatkan Warner Bros?
Middle-earth: Shadow of Mordor/IST

Games

Apa Itu Paten Sistem Nemesis yang Sukses Didapatkan Warner Bros?

Farah Diba Agustine

TECHNOSIGHTZ.COM - Setelah gagal untuk kesekian kalinya, Warner Bros akhirnya berhasil mendapatkan hak paten untuk Sistem Nemesis yang telah diincarnya sejak tahun 2015.

Hak paten Warner Bros untuk Sistem Nemesis mulai berlaku pada 23 Februari 2021, kemungkinan hingga tahun 2035. Adapun sistem ini pertama kali diterapkan Warner Bros untuk game Middle-earth: Shadow of Mordor di tahun 2014 bersama pengembang Monolith Production.

Dalam paten tersebut tertulis beberapa poin, yaitu "Karakter Nemesis, benteng nemesis, balas dendam sosial dan pengikut dalam permainan komputer,". Diberikannya paten tersebut untuk Warner Bros juga berarti bahwa setiap pengembang lain yang ingin membuat ulang sistem seperti itu harus melisensikannya dari Warner Bros Interactive Entertainment.

Adapun alasan dibalik gagalnya Warner Bros untuk memperoleh hak paten tersebut di tahun-tahun sebelumnya ialah karena masalah kesamaan dengan paten yang juga diajukan oleh pengembang lain, seperti Square Enix, QONQR, dan Webkinz. Selain itu, masalah penggunaan bahasa juga turut menjadi isu.

Nah, bagi yang belum pernah dengar Sistem Nemesis, sistem ini merupakan fitur yang memungkinkan musuh (nemesis) -yang berwujud NPC (orc)- mengenal pemain dari waktu ke waktu, seakan NPC tersebut ada yang mengendalikan dan memiliki kepribadian. Jadi, NPC akan mengingat tindakan pemain sebelumnya, termasuk taktik pemain, dan memanggil saat bertemu pemain di lain waktu.

Baca juga: Prezi Tambahkan Fitur Baru untuk Presentasi Lewat Video

Sistem ini memang menjadi kebangaan game Middle-earth: Shadow of Mordor. Dengan sistem tersebut, game open world menjadi lebih dinamis dan menantang karena perjalanan menjadi tidak dapat diprediksi.

Selain Shadow of Mordor, pemain juga dapat menjumpai sistem seperti ini di seri Middle Earth: Shadow of War yang dirilis pada 2017.

Ikuti kami di