TikTok Punya Fitur Baru yang Bisa Deteksi Informasi Palsu
TikTok hadirkan fitur baru yang bisa deteksi informasi palsu/IST

Teknologi

TikTok Punya Fitur Baru yang Bisa Deteksi Informasi Palsu

Farah Diba Agustine

TECHNOSIGHTZ.COM - Guna membantu pengguna menyaring informasi yang menyesatkan, TikTok menambah fitur baru di platformnya yang mampu mendeteksi informasi palsu.

Cara kerjanya, TikTok akan memberikan tanda berupa peringatan pop-up `tidak terverifikasi` bagi pengguna yang hendak mengunggah video dengan konten yang terdeteksi tidak meyakinkan. Peringatan tersebut diharapkan dapat mendorong pengguna untuk mempertimbangkan kembali keputusan untuk mengunggah video tersebut.

Meskipun sudah diperingati, TikTok masih mempersilakan pengguna untuk mengunggahnya. Begitu pula dengan pengguna lain selaku penonton (viewers) video tersebut juga akan diberikan peringatan yang sama jika ingin membagikan video yang telah ditandai sebagai konten tidak terverifikasi. Sedangkan konten yang dinilai tidak dapat dikonfirmasi, maka video tersebut tidak akan direkomendasikan di halaman For You pada pengguna lain.

Adapun untuk membantu menilai keakuratan konten melalui fitur tersebut, TikTok bermitra dengan pemeriksa fakta PolitiFact, Lead Stories, dan SciVerify. Namun, jika konten telah dipastikan palsu, pihak TikTok menyatakan mereka akan menghapusnya dari platform.

Baca juga: Mengenal Teknologi Deepfake dan Contoh Implementasinya

Ketika sedang menguji pendekatan ini, Gina Hernandez selaku Product Manager TikTok mengungkapkan persentase viewers untuk berbagi video menurun sebesar 24 persen, serta presentase menekan suka pada konten yang tidak berdasar juga menurun sebesar tujuh persen.

Hernandez menambahkan bahwa fitur ini baru dirilis di Amerika Serikat dan Kanada, dan akan dirilis secara global dalam beberapa pekan mendatang.

Ikuti kami di