Ada Opsi Dilarang Screenshot, Ini Sederet Fitur Keamanan dan Privasi Aplikasi Signal
Logo aplikasi Signal/TECHNOSIGHTZ

Teknologi

Ada Opsi Dilarang Screenshot, Ini Sederet Fitur Keamanan dan Privasi Aplikasi Signal

Farah Diba Agustine

TECHNOSIGHTZ.COM - WhatsApp dan Telegram merupakan aplikasi perpesanan yang sangat populer. Namun selain kedua aplikasi tersebut, sebenarnya masih ada aplikasi perpesanan lain bernama Signal.

Dibandingkan Telegram, Signal yang sudah dirilis sejak tahun 2010 mungkin termasuk aplikasi `pendatang baru` di Indonesia. Namun, berhasil menjadi rising star dan menyusul WhatsApp di urutan ketiga aplikasi gratis teratas Play Store.

Jika dilihat lebih dalam, Signal ternyata memiliki menawarkan berbagai poin plus di bidang privasi dan keamanan. Sebelum lebih jauh membahas mengenai hal tersebut, Signal juga memiliki fitur-fitur yang umum ditemukan di layanan aplikasi perpesanan lainnya, seperti bertukar pesan teks atau format file lainnya, melakukan panggilan suara dan video antar personal atau grup, voice note, menghapus pesan, serta GIF dan stiker di ruang obrolan.

Selain itu, pengguna dapat memberikan reaksi dengan emoji untuk setiap bubble chat, sama halnya seperti fitur pesan yang dimiliki Instagram, Facebook, dan Twitter. Signal juga mendukung layanan multi-device yang kini dapat digunakan dengan menautkan akun Signal versi mobile ke aplikasi Signal versi desktop. Layanan keamanan standar seperti enkripsi end-to-end, PIN, sidik jari, dan pengenalan wajah juga turut disematkan.

Sementara dari sisi privasi dan keamanan, Signal memang menawarkan berbagai fitur yang belum tentu dimiliki oleh aplikasi perpesanan lainnya. Seperti opsi yang melarang pengguna lain untuk menangkap layar (screenshot) di ruang obrolan dan fitur menghilangkan obrolan dengan jangka waktu yang dapat dikustomisasi mulai dari lima detik hingga satu pekan.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan, Firefox 83.0 Berbekal Mode HTTPS-Only

Signal juga menyediakan fitur verifikasi profil yang dapat dilakukan antar pengguna menggunakan nomor keamanan atau kode QR. Dengan begitu, pihak Signal tidak perlu mengumpulkan data pengguna dalam jumlah besar untuk memverifikasi setiap penggunanya. Artinya, data pengguna juga tidak akan dikoleksi oleh Signal.

Soal pencadangan pesan, Signal tidak menyediakannya dengan sistem cloud. Pengguna dapat mengaktifkan pencadangan pesan agar disimpan ke penyimpanan eksternal ponsel. Belum lama ini Signal juga menambahkan fitur blur yang mampu memburamkan muka orang-orang yang tertangkap di foto yang hendak dikirim pengguna demi menjaga privasi orang lain. Adapun fitur tersebut dikontrol langsung oleh pengguna.

Seperti yang diterangkan melalui situs resminya, Signal juga menjamin bahwa aplikasinya tidak melibatkan iklan atau kegiatan pemasaran lainnya yang dapat melacak informasi pribadi pengguna.

 

Simak Video Pilihan

Ikuti kami di