Tambahkan Add-On Ini agar Tampil Beda ketika Video Conference
Tampilan add-on Meeting Gestures ketika panggilan video/IST

Teknologi

Tambahkan Add-On Ini agar Tampil Beda ketika Video Conference

Farah Diba Agustine

TECHNOSIGHTZ.COM - Konferensi video dengan partisipan lebih dari lima orang kerap menyulitkan antar peserta untuk berbicara karena harus bergiliran. Agar maksud pengguna lebih cepat disadari oleh pengguna lainnya, kini ada add-on yang memungkinkan pengguna menampilkan kotak dialog hanya dengan gerakan tubuh.

Tampilan kotak dialog ini cukup membantu. Misalnya, ketika pengguna mengangkat jari telunjuk untuk mengajukan pertanyaan, akan muncul kotak dialog bertuliskan Question. Inovasi ini dikembangkan oleh seorang insinyur bernama Cameron Hunter dan dihadirkan dalam bentuk add-on yang dapat ditambahkan untuk aplikasi panggilan video manapun seperti Zoom, Teams, Skype, dan sebagainya.

Add-on yang diberi nama Meeting Gestures tersebut tidak hanya fungsional, tetapi memiliki desain yang menarik. Kotak dialog yang akan muncul di layar pengguna dirancang layaknya kotak dialog yang ada di gambar komik dengan pilihan warna yang atraktif, sehingga cukup menarik perhatian jika digunakan ketika melakukan konferensi video. Kotak dialog tersebut diketahui menggunakan teknologi augmented reality (AR).

Untuk menampilkan kotak dialog ini saat panggilan video, berikut beberala langkah yang harus dilakukan.

1. Unduh Snap Camera untuk PC atau Mac melalui tautan ini
2. Buka file yang telah diunduh, ikuti tahap instalasi hingga selesai
3. Buka aplikasi yang telah berhasil di-install
4. Klik search lens
5. Ketik Meeting Gestures
6. Setelah kartu lens Meeting Gestures muncul, atur sebagai lens favorit agar lebih mudah digunakan
7. Buka aplikasi panggilan video
8. Kunjungi pengaturan video atau kamera (disesuaikan dengan aplikasi yang digunakan)
9. Ubah sumber kamera (camera source) menjadi Snap Camera
10. Kamera dengan lensa atau filter Meeting Gestures sudah siap digunakan

Baca juga: Daftar Rekomendasi Aplikasi Edit Foto Menjadi Anime

Meski cukup membantu, AR pada lensa ini memiliki sensor yang sangat sensitif, sehingga kotak dialog tersebut juga seringkali muncul pada waktu yang kurang tepat. Misalnya, ketika pengguna sedikit bergeser ke tepi kamera, kotak dialog I`ll Be Right Back (saya akan kembali) langsung muncul di tengah-tengah layar, padahal pengguna tidak bermaksud untuk meninggalkan kamera. Begitu pula dengan kotak dialog Ha Ha yang juga muncul walaupun pengguna hanya berniat untuk tersenyum.

Hunter menyediakan beberapa gerakan tubuh yang dapat diterjemahkan ke dalam kotak dialog oleh AR yang dibuatnya. Untuk mempelajari lebih lanjut gerakan tubuh yang termasuk dalam lensa tersebut, pengguna dapat menonton video pendek yang diunggah oleh Hunter di akun Twitter pribadinya (@cameronhunter) melalui tautan ini.

Ikuti kami di