Lima Besar Ransomware di Indonesia dan Tips Cara Mencegahnya
Ilustrasi solusi keamanan digital/sumber gambar: Investment Executive

News

Lima Besar Ransomware di Indonesia dan Tips Cara Mencegahnya

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Masih ingat dengan ransomware Wannacry yang sempat menarik perhatian publik pada 2017 lalu? Hingga kini, malware ransomware masih menjadi ancaman kejahatan di dunia maya jika melihat data percobaan ransomware yang dicatat oleh Kaspersky.

Ransomware sendiri adalah malware yang memiliki kemampuan untuk mengunci komputer atau mengenkripsi file guna mengelabui penggunanya. Tujuan penguncian dan enkripsi tersebut yakni agar korban ransomware memberikan uang tebusan supaya file yang dikunci bisa dilepaskan.

Sepanjang paruh pertama 2020, Kaspersky mendeteksi dan memblokir sebanyak 831.105 ransomware di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, Kaspersky mendeteksi dan memblokir sebanyak 298.892 ransomware sepanjang paruh pertama 2020.

Data Kaspersky juga mencatat sebanyak 39,94 persen percobaan ransomware membidik pengguna individu atau consumer di Indonesia. Sedangkan 49 persen serangan membidik perusahaan atau enterprise di Indonesia. Pelaku UKM juga menjadi target kejahatan ransomware, yakni sebanyak 2,13 persen.

Kaspersky turut memetakan ransomware tipe apa yang paling banyak menyerang pengguna di Indonesia. Lima ransomware teratas yang paling banyak melakukan serangan yakni:

• Trojan-Ransom.Win32.Wanna
• Trojan-Ransom.Win32.Stop
• Trojan-Ransom.Win32.Cryakl
• Trojan-Ransom.Win32.GandCrypt
• Trojan-Ransom.Win32.Gen

"Penerapan kerja dari rumah saat ini memperluas permukaan serangan dan meningkatkan celah yang dapat dieksploitasi oleh penjahat dunia maya. Kebiasaan dasar seperti mencadangkan data, menggunakan perangkat lunak yang sah, menerapkan solusi keamanan yang kuat menjadi langkah sederhana namun dapat sangat membantu," kata Dony Koesmandarin selaku Territory Channel Manager untuk Indonesia di Kaspersky.

Baca juga: Far Cry 6 hingga Resident Evil, Ini Daftar Game yang Segera Hadir di PS5

Guna mencegah ancaman ransomware, Kaspersky memberikan beberapa tips yakni:

• Membuat cadangan informasi penting secara teratur. Sebaiknya simpanlah banyak salinan di tempat yang berbeda. Misalnya, di drive fisik yang terisolasi, dan salinan lainnya di cloud.
• Memperbarui sistem operasi di seluruh komputer pada jaringan Anda ke versi terbaru secara teratur. Ini akan dengan cepat memperbaiki kerentanan terbaru.
• Mengedukasi karyawan untuk mengikuti aturan keamanan siber sederhana dapat membantu perusahaan menghindari insiden ransomware.
• Bisnis dapat meningkatkan solusi keamanan pihak ketiga yang mereka inginkan dengan Kaspersky Anti-Ransomware Tool gratis
• Jangan pernah membayar uang tebusan, karena tidak menjamin data yang hilang akan kembali. Jika Anda telah menjadi korban, laporkan ke lembaga penegak hukum setempat. Anda juga dapat melakukan pencarian internet untuk decryptor terlebih dahulu. Beberapa di antaranya tersedia secara gratis seperti di https://noransom.kaspersky.com

Ikuti kami di

ARTIKEL TERKAIT

-