Masuk Uji Beta, Begini Gambaran Platform Sosial VR Facebook Horizon
Tampilan platform Facebook Horizon/IST

Teknologi

Masuk Uji Beta, Begini Gambaran Platform Sosial VR Facebook Horizon

Farah Diba Agustine

TECHNOSIGHTZ.COM - Sejak diumumkan pada bulan Maret lalu, Horizon yang merupakan platform sosial berbasis VR yang sedang dikembangkan oleh Facebook dan Oculus kini telah memasuki tahap uji beta.

Diumumkan langsung oleh Oculus melalui blognya, uji beta ini bersifat invited-only atau terbatas untuk orang-orang yang diundang saja, dan berlokasi di Amerika Serikat dan Kanada.

Seiring dengan diumumkannya uji coba beta, Oculus juga memberikan informasi lebih lanjut terkait gambaran dunia Horizon. Selain dapat berinteraksi, pengguna juga dikabarkan dapat menjelajah dan berkreasi untuk membangun lokasi sesuai keinginan dengan creation tools.

"Alat membangun kolaboratif yang mudah mewujudkan ide Anda. Horizon memungkinkan Anda bermain sedetail dan sekreatif imajinasi Anda," jelas Clint Ferguson selaku kreator Horizon.

Menekankan pada pengalaman berinteraksi antar pengguna, Facebook dan Oculus mempersilahkan para pengguna untuk berbagi ruang dengan jumlah pengguna maksimal sebanyak delapan orang.

Horizon juga memungkinkan pengguna untuk berpesta, mengunjungi Plaza Horizon atau lokasi-lokasi lainnya dengan menavigasikan opsi menu. Menurut laporan Engadget, Horizon juga menyediakan game-game sederhana yang dapat dimainkan, seperti permainan menembak balon "Balloon Bash" dan menyusun puzzle.

Baca juga: Nintendo Perbaiki Beberapa Bug di Animal Crossing: New Horizons

Meskipun terkesan seperti bermain game, Horizon tetap menjadi sarana bersosialisasi yang mana pengguna memegang kendali penuh atas dirinya sendiri dalam wujud avatar. Maka, perilaku atau perkataan kurang menyenangkan juga mungkin dapat terjadi. Untuk menghindari risiko tersebut, Facebook dan Oculus juga menyediakan kebijakan keamanan. Oculus menyebutnya Oculus Code of Conduct.

Melalui kebijakan ini, setiap pengguna diberi fitur Safe Zone pribadi (zona aman pribadi) yang memungkinkan pengguna memblokir, mute, atau melaporkan orang-orang yang membuat pengguna menjadi tidak nyaman. Avatar orang-orang tersebut otomatis akan hilang dari hadapan pengguna.

Untuk meningkatkan keamanan, Oculus juga mengaku bahwa mereka terus meningkatkan keamanan Horizon dengan mengulas dan mempelajari laporan-laporan yang diterima secara real-time agar dapat ditindak lanjuti. Jika ditemukan pengguna yang tidak mematuhi code of conduct, Oculus akan melarang mereka untuk menggunakan Horizon.

Ikuti kami di