Mozilla Perpanjang Kemitraan dengan Google Sebagai Mesin Pencari Default
Mozilla mengumumkan perubahan nama pada Firefox Rocket menjadi Firefox Lite/IST

News

Mozilla Perpanjang Kemitraan dengan Google Sebagai Mesin Pencari Default

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Mozilla dan Google belum lama ini telah sepakat memperpanjang kemitraan mereka. Sebelum perpanjangan ini, kesepakatan Google dan Mozilla memang akan segera berakhir pada akhir 2020.

Dengan kesepakatan baru dalam kemitraan ini, Google tetap menjadi mesin pencari default di browser Firefox hingga 2023. Kedua perusahaan tak mengumumkan berapa nilai kesepakatan ini. Namun ZDNet memperkirakan nilai kesepakatan ini berkisar US$400 juta hingga US$450 juta per tahun (sekitar Rp5,9 triliun hingga Rp6,7 triliun per tahun).

"Kemitraan mesin pencari di Mozilla dengan Google masih berlangsung, dengan Google sebagai penyedia penelusuran default di browser Firefox di banyak tempat di seluruh dunia," ujar juru bicara Mozilla, Justin O`Kelly, seperti dilansir The Verge.

"Kami baru saja memperpanjang kemitraan, dan hubungannya tidak berubah," sambungnya.

Baca juga: Mengenal Apa Itu PayPal dan Gunanya untuk Transaksi Internasional

Adapun pendapatan terbesar Firefox memang berasal dari kemitraan dengan perusahaan mesin pencari. Selain Google, Mozilla juga bekerja sama dengan Yandex sebagai mesin pencari default Firefox di Rusia dan Baidu sebagai mesin pencari default di Tiongkok.

Ikuti kami di