Gojek Xcelerate Angkatan Keempat Latih Sebelas Startup agar Jago di Bidang Ini
Ilustrasi kegiatan Gojek Xcelerate/IST

Startup

Gojek Xcelerate Angkatan Keempat Latih Sebelas Startup agar Jago di Bidang Ini

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Setelah menyelenggarakan Gojek Xcelerate angkatan ketiga, Gojek Xcelerate angkatan keempat kini melatih sebelas startup di bidang direct to consumer yang bertujuan melatih strategi brand menjual langsung ke konsumen.

Program akselerator startup milik Gojek tersebut memberikan pelatihan dalam hal kreativitas dan inovasi agar dapat menyesuaikan bisnis dengan cepat sesuai perilaku konsumen yang berubah selama pandemi COVID-19.

Menurut Head of Groceries Gojek, Tarun Agarwal, di tengah situasi yang dinamis seperti ini, penerapan model bisnis direct to consumer menjadi efektif karena membantu startup berinteraksi langsung dengan pengguna yang kini lebih banyak menghabiskan waktu secara online. Startup juga dapat memperoleh data dan umpan balik dengan cepat sehingga dapat lebih menyesuaikan produk seiring perubahan di pasar.

"Salah satunya saat Gojek turut mengembangkan layanan yang membantu konsumen berbelanja kebutuhan sehari-hari melalui layanan GoMart dan GoShop. Layanan GoFood pun disesuaikan semenjak pandemi COVID-19 dengan bergabungnya Pasar Mitra Tani yang menjual bahan pangan pokok ke dalam platform, serta hadirnya GoFresh, layanan marketplace yang pada awalnya diperuntukkan khusus bagi merchants GoFood, namun saat ini juga dapat diakses oleh konsumen sebagai salah satu upaya Gojek membantu masyarakat selama pandemi COVID-19," jelas Agarwal.

Untuk meminimalisir kegagalan startup dalam pengembangan produk dan layanan, peserta Gojek Xcelerate Batch 4 juga dilatih untuk menerapkan Teknik MVP (Minimum Viable Point). Teknik ini menentukan set fitur paling minimal dalam sebuah ekosistem teknologi sebelum startup meluncurkan produk atau layanan yang lebih lengkap (full-fledged).

Manfaatnya startup bisa mendapatkan umpan balik dari calon pengguna dalam waktu yang relatif singkat sehingga membantu meminimalisasir biaya pengembangan serta kemungkinan produk gagal dalam skala besar. Startup juga mendapatkan pelatihan metode growth hacking dan impactful data science dari Gojek dan pelatihan dari partner Gojek Xcelerate kelas dunia lainnya yaitu strategi pengembangan bisnis startup dari Google Founder’s Lab, prinsip valuasi dari bank UBS, dan sesi mentorship bersama konsultan manajemen McKinsey.

Baca juga: Melihat Fungsi Fitur Jovi Screen di Vivo Y19

Adapun Gojek Xcelerate pertama kali diluncurkan pada September 2019 dan membina 35 startup terbaik asal Indonesia dan Asia Pasifik melalui pelatihan bersama partner global seperti Digitaraya, McKinsey & Co, UBS Bank, dan Google Developers Launchpad.

Angkatan pertama Gojek Xcelerate berfokus pada machine learning dan telah meluluskan lima startup. Angkatan kedua Women Founders telah meluluskan sepuluh startup yang dipimpin oleh perempuan. Sedangkan angkatan ketiga Daily Consumer Innovation telah meluluskan sembilan startup.

Ikuti kami di