Makin Kekinian, Ini Deretan Fitur Microsoft Edge
Logo Microsoft Edge/IST

Teknologi

Makin Kekinian, Ini Deretan Fitur Microsoft Edge

Farah Diba Agustine

TECHNOSIGHTZ.COM - Aplikasi browser Microsoft Edge telah mendapat pembaruan sejak Januari 2020. Pembaruan tersebut dihadirkan Microsoft dengan menggunakan Chromium Project, proyek open-source untuk menciptakan aplikasi browser yang lebih aman, cepat, dan stabil.

Penggunaan Chromium Project tampaknya cukup sukses lantaran Microsoft Edge kini bertengger sebagai browser desktop terpopuler kedua menurut laporan 9to5google. Kepopuleran tersebut tentu bukan tanpa sebab. Microsoft Edge kini dibekali beberapa fitur andalan meski belum semua fitur tersebut dirilis saat ini. Sebagai referensi, berikut daftar fitur yang akan didapatkan pengguna Microsoft Edge.

Collections

Fitur ini mungkin tidak jauh berbeda dengan fitur Favorites. Hanya saja Microsoft menyediakan fitur ini dengan tampilan yang lebih efisien agar lebih mudah digunakan oleh pengguna. Posisi fiturnya terletak di sebelah fitur Favorites di kanan atas.

Setelah berhasil menambahkan beberapa halaman web ke dalam koleksi, pengguna bisa memindah-mindahkan urutan halaman web yang telah disimpan. Beda halnya dengan fitur Favorites yang tidak bisa dipindah-pindah urutannya. Jika pengguna memiliki beberapa topik yang ingin disimpan, pengguna juga dapat mengelompokkannya dengan membuat beberapa koleksi.

Smart Copy

Dengan fitur ini, pengguna dapat memindai konten apapun yang tersedia pada suatu halaman web tanpa mengubah formatnya, seperti tabel tulisan atau foto. Cukup dengan klik kanan, pilih Smart Copy, kemudian pilih bagian yang ingin dipindai. Saat ditempel (paste), konten tersebut akan tersalin persis seperti format aslinya. Namun belum jelas apakah semua aplikasi atau platform dapat kompatibel dengan fitur ini.

Vertical Tabs

Membuka banyak tab ketika sedang browsing seringkali memusingkan. Karena itu, Microsoft Edge menawarkan fitur Vertical Tabs agar berbagai tab yang dibuka oleh pengguna dapat terlihat dalam bentuk vertikal. Dari sisi visual, tampilan ini lebih nyaman karena judul dari tab-tab tersebut dapat terlihat dengan jelas jika diurutkan dengan vertikal.

Tracking Prevention Control

Beberapa platform e-commerce merekam aktivitas penggunanya ketika sedang mencari suatu produk di platform mereka. Saat pengguna meninggalkan platform tersebut, pengguna kemudian melihat iklan terkait produk yang sedang dicari pada beberapa hari berikutnya di situs lain.

Hal ini mungkin berguna bagi beberapa pengguna untuk memastikan pilihan produk yang akan dibelinya, namun juga mengganggu bagi sebagian pengguna. Dengan fitur Tracking Prevention Control, pengguna dapat memilih tingkat keamanan dari dasar hingga ketat untuk mencegah hal tersebut.

Password Monitor

Dengan fitur ini, pengguna dapat mencegah risiko peretasan informasi kredensial seperti username dan password. Melalui fitur ini, pengguna akan mendapat notifikasi jika info kredensial untuk penerapan autofill terdeteksi berada di dark web. Dengan begitu, pengguna bisa lebih cepat mengambil tindakan agar informasi tersebut tidak disalahgunakan.

Read Aloud

Bagi pengguna yang ingin multitasking, fitur ini adalah jawabannya. Untuk menggunakannya, pengguna cukup klik kanan, lalu pilih Read Aloud. Kemudian, seorang narator akan membantu pengguna membacakan tulisan yang muncul di halaman yang sedang dibuka. Pengguna juga dapat mengatur kecepatan membaca narator dan mengganti bahasa. Tetapi, bahasa Indonesia belum tersedia untuk fitur ini.

Baca juga: Optimalkan Bisnis Sewa Properti, Mamikos Gandeng PP Properti

Jika sudah penasaran dengan browser ini, pengguna bisa mengunduhnya secara gratis di halaman resmi Microsoft. Setelah terunduh, pengguna juga dapat mengimpor data dari Google Chrome ke Microsoft Edge.

Ikuti kami di