Bisa Retur Belanjaan, Bagaimana Kerja Sama HappyFresh dengan Supermarket?
HappyFresh memiliki petugas Shopper dan Rider yang memiliki tugas berbeda/TECHNOSIGHTZ

Startup

Bisa Retur Belanjaan, Bagaimana Kerja Sama HappyFresh dengan Supermarket?

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Startup penyedia layanan online untuk belanja kebutuhan sehari-hari, HappyFresh, menyediakan opsi Rejection bagi pelanggan jika barang yang dibelanjakan tidak sesuai atau cacat. Pertanyaannya, apakah barang yang ditolak oleh konsumen tersebut akan dikembalikan ke supermarket mitra atau tidak?

Co-Founder sekaligus CTO HappyFresh, Fajar A. Budiprasetyo, menjelaskan hal tersebut tergantung dari kontrak kerja sama antara pihaknya dengan supermarket mitra. Menurutnya ada supermarket yang menerima retur barang, namun ada juga yang tidak.

"Kalau tidak bisa dikembalikan, itu kami masukkan ke cost," ujar Fajar saat ditemui Technosightz, Kamis (6/2/2020) kemarin.

Fajar menjelaskan penyebab rejection oleh konsumen cukup bervariasi. Namun yang paling umum terkait pembelian buah-buahan. Misalnya, pesanan konsumen adalah alpukat yang belum sepenuhnya matang dan akan dimakan dua hari lagi. Namun yang diantar adalah alpukat yang sudah matang. "Kalau rejection karena barang cacat akibat proses pengantaran juga ada, tapi itu jarang," ucapnya.

Setiap barang pesanan konsumen, selalu dibayarkan lebih dulu oleh HappyFresh. Di supermarket yang arus lalu-lintas pembelian barangnya cukup besar, HappyFresh sudah disediakan dedicated kasir yang khusus untuk membayar barang-barang pesanan konsumen. Adapun HappyFresh mengambil profit dari komisi yang diberikan oleh supermarket rekanan.

Baca Juga: HappyFresh Sediakan Fitur Chat, Pengguna Lebih Mudah Komunikasi dengan Shopper

Saat ini, ada sekitar 150 lebih supermarket dan toko khusus yang menjadi mitra HappyFresh. Beberapa di antaranya seperti Lotte Mart, Rach Market, Transmart Carrefour, The Foodhall, GIANT, HERO Supermarket, Tip Top, Super Indo, hingga Papaya Fresh Gallery.

Di Indonesia, ada beberapa pihak lain yang menyediakan layanan hampir serupa. Seperti Gojek yang memiliki layanan GOMart, atau layanan ritel offline yang merambah online seperti KlikIndomaret.

Ikuti kami di