Kaspersky Perkenalkan Solusi Antidrone, Begini Cara Kerjanya
Kaspersky Antidrone/sumber gambar: Kaspersky

Teknologi

Kaspersky Perkenalkan Solusi Antidrone, Begini Cara Kerjanya

NHM

TECHNOSIGHTZ.COM - Guna menjawab kebutuhan organisasi maupun pemilik properti yang ingin mencegah masuknya drone sipil tanpa izin ke dalam areanya, Kaspersky menawarkan solusi terbarunya yang diberi nama Kaspersky Antidrone.

Kaspersky mengklaim solusi Antidrone yang mereka tawarkan mampu secara otomatis mengenali, mengidentifikasi, dan menghalangi drone sipil memasuki area terbatas. Hal tersebut bisa dilakukan tanpa merusak drone itu sendiri.

Solusi ini bekerja dengan memanfaatkan perangkat lunak Kaspersky Antidrone yang bertugas mengoordinasikan pekerjaan beberapa modul perangkat keras guna membedakan drone dengan objek lain. Kaspersky Antidrone menggunakan pemindaian laser untuk menentukan posisi drone. Dan ketika objek bergerak terdeteksi di langit, koordinatnya akan ditransmisikan ke sebuah server yang kemudian mengirimkannya ke unit khusus.

Sesuai dengan data dari modul deteksi primer, unit ini berputar ke arah objek, melacaknya dan kemudian kamera akan memperbesarnya. Pada saat yang
sama, jaringan neural dilatih untuk mengidentifikasi drone di antara benda bergerak lainnya dan menganalisis objek pada video. Jika ditemukan sebagai drone, server mengirim perintah ke modul khusus untuk menghentikan komunikasi antara perangkat dan pengontrolnya.

Akibatnya, drone tersebut dapat terbang kembali ke tempat lepas landas asal atau mendarat di lokasi saat ia kehilangan sinyal dengan pengontrol. Ini berarti bahwa drone tidak akan rusak, karena tidak terjadi kontak fisik atau serangan terhadap drone.

"Seorang pilot drone kerap tidak mengetahui lokasi mana saja yang dilarang. Jadi ketika drone tersebut tiba-tiba dihancurkan atau diserang secara fisik dengan sistem perlindungan, hal itu sangat membuat frustasi. Karenanya, selama pengembangan produk, kami terus mempertimbangkan antara ketertarikan para penggemar drone dengan persyaratan keamanannya, serta jenis masalah yang sering dihadapi. Ini membantu kami mengembangkan cara untuk memastikan drone tidak memasuki area terlarang, tanpa merusaknya," jelas Project Owner Kaspersky Antidrone, Vladimir Turov, Kamis (14/11/2019).

Adapun Kaspersky Antidrone dapat digunakan sebagai solusi yang berdiri sendiri di dalam perangkat keras pihak ketiga, sebagai versi seluler (misalnya untuk digunakan di atas mobil off-road), atau diintegrasikan dengan sistem pemantauan lain, termasuk infrastruktur rumah pintar atau smart home.

Ikuti kami di

ARTIKEL TERKAIT

-