Alasan Blibli Menerapkan Online Gamification Selama Harbolnas 2019
SVP Trade Partnership Merchant Sales Operation & Development Blibli, Geoffrey L. Dermawan/IST

Startup

Alasan Blibli Menerapkan Online Gamification Selama Harbolnas 2019

Syah Rezi Tungga Dewi

TECHNOSIGHTZ.COM - Selama momen hari belanja online nasional (Harbolnas) 2019, platform marketplace Blibli menghadirkan berbagai games dalam aplikasinya. Selain mengikuti tren, menghadirkan ragam permainan dalam aplikasi merupakan salah satu cara Blibli untuk berinteraksi dengan pelanggan.

Menurut SVP Trade Partnership Merchant Sales Operation & Development Blibli, Geoffrey L. Dermawan, pihaknya memilih pendekatan gamifikasi lantaran mayoritas pengguna smartphone di Indonesia menyukai permainan yang simpel dan tidak terlalu banyak task. Berdasarkan data Blibli, 83 persen pengguna internet di Indonesia memainkan game berbasis mobile. Hal ini erat kaitannya dengan data selanjutnya yang menyebut bahwa ada 76 persen pengguna internet di Indonesia yang melakukan transaksi online menggunakan smartphone.

"Elemen yang mempengaruhi apakah online gamification tersebut menarik atau tidak bagi para pelanggan adalah story line yang menyenangkan, quest atau task yang tak begitu rumit namun menantang, tak memerlukan upaya yang terlalu sulit, dan reward yang menarik," ujar Geoffrey saat ditemui Technosightz, Kamis (7/11/2019).

Geoffrey melanjutkan, pihaknya ingin memberikan pengalaman berbeda pada para pelanggan melalui online gamification ini sekaligus memeriahkan momen Harbolnas 2019. "Jika membicarakan target angka penjualan, kami memasang target total transaksi 2,5 kali lebih besar dibanding tahun lalu," tuturnya.

Sebagai informasi, Blibli bukan satu-satunya marketplace yang menghadirkan gamification pada momen Harbolnas 2019. Saat ini, Lazada juga menerapkan strategi yang hampir serupa dengan menghadirkan beberapa games terbaru dalam platformnya seperti Moji-Go maupun LazCity Wonderland.

Ikuti kami di