Alamat.com Hubungkan Toko-toko Offline dengan Konsumen Online di Indonesia
Tampilan platform Alamat.com/IST

Startup

Alamat.com Hubungkan Toko-toko Offline dengan Konsumen Online di Indonesia

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Sektor jasa dan gaya hidup merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, mulai dari restoran, kafe, salon, bengkel, tempat kebugaran, hingga spa. Namun, kebanyakan pelaku bisnis jasa dan gaya hidup ini memiliki kesulitan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan bisnis.

Di sisi lain, potensi pasar yang bisa dijangkau oleh pelaku bisnis jasa dan gaya hidup jika go online terbilang sangat besar. Berdasarkan data yang dihimpun Google melalui riset berjudul Year in Search Insight for Brands 2018, konsumen di Indonesia melakukan riset kecil secara online sebelum melakukan pembelian.

Akibatnya, pola konsumsi turut meningkat. Dalam data tersebut disebutkan pula bahwa konsumen yang mengakses internet untuk referensi belanja menghabiskan biaya konsumsi 1,5 kali lipat dibandingkan konsumen offline.

Melihat hal tersebut, Daniel Cahyadi dan Michael Dihardja mulai memperkenalkan platform Alamat.com pada April 2019. Platform direktori dan layanan online to offline (O2O) gaya hidup ini bertujuan menjembatani toko-toko offline dengan para konsumen online di Indonesia. Saat ini, platform Alamat.com bisa diakses melalui aplikasi di Google Playstore maupun situs web.

"Kami menghimpun informasi lengkap tentang toko-toko offline, kemudian menampilkan direktori ini untuk para konsumen. Sehingga mereka bisa lebih mudah dan cepat menentukan layanan gaya hidup yang dibutuhkan. Sementara, pelaku UKM di bidang ini yang belum memiliki kehadiran online, dapat terhubung dengan konsumen baru dan meningkatkan transaksi mereka," kata Daniel selaku CEO & co-founder Alamat.com.

Bagi toko atau merchant yang tertarik agar bisnisnya terdaftar di Alamat.com, tak ada syarat khusus yang diterapkan. Head of Marketing Alamat.com, Daniel Yudhistyra, menjelaskan tidak ada syarat khusus bagi toko asalkan masih bergerak di bidang yang tersedia di kategori merchant Alamat.com. "Untuk pendaftaran bisnisnya tidak ada biaya," ujar Daniel kepada Technosightz.com.

Lalu, bagaimana agar bisnis tersebut terdaftar di Alamat.com? Berikut langkah yang harus dilakukan:

• Membuka akun di Alamat.com
• Pilih Create Business jika bisnisnya belum terdaftar
• Pilih Claim Business jika data bisnisnya sudah ada di Alamat.com
• Isi data-data mengenai bisnis yang dijalankan. Selanjutnya data ini akan diverifikasi oleh tim Alamat.com.

Belum fokus monetisasi

Daniel menuturkan saat ini pihaknya belum memprioritaskan melakukan monetisasi pada platformnya. Alamat.com, kata Daniel, masih fokus mengusung misi mereka untuk membantu go online pelaku UKM jasa di Indonesia. Hinga kini, sudah ada lebih dari 35 ribu merchant yang tampil di platform Alamat.com.

Meski begitu, bagi pemilik bisnis yang tak memiliki konten promosi berupa gambar atau video yang menarik, Alamat.com turut menawarkan layanan profesional pembuatan konten. Bagi UKM yang ingin mengembangkan visibilitasnya agar dapat ditemukan konsumen, Alamat.com juga dapat membantu pemilik bisnis mengelola iklan digital melalui berbagai media.

Daniel tak menampik bahwa layanan-layanan tersebut dikenakan biaya. Namun menurutnya biaya tersebut lebih digunakan untuk mengganti biaya yang diperlukan untuk pengadaan konten promosi dan iklan digital untuk mempromosikan bisnis itu sendiri.

Adapun di luar layanan tersebut, Alamat.com memiliki fitur yang bisa langsung digunakan oleh pemilik bisnis seperti mengatur tampilan online atau update info di halaman bisnisnya. Saat ini Alamat.com juga tengah mempersiapkan fitur yang memungkinkan pemilik bisnis melihat performa bisnisnya dalam menjangkau target pasar. "Bagi merchant yang ingin menampilkan promo di Alamat.com, bisa menghubungi kami untuk berdiskusi soal detail promo yang ingin ditampilkan," kata Daniel. 

Tak hanya menampilkan direktori jasa dan gaya hidup, Alamat.com juga menampilkan berbagai macam informasi lokal yang aktual seperti tempat ibadah, ATM, kantor pelayanan umum, taman publik, dan sebagainya. Dari sisi konsumen, hingga kini sudah ada lebih dari tiga ribu pengguna yang menggunakan Alamat.com untuk mencari rekomendasi tempat yang akan dikunjungi.

Ikuti kami di