Tujuh Catatan Modalku Sepanjang Tahun 2018
Suasana kegiatan Media Gathering Modalku/IST

Startup

Tujuh Catatan Modalku Sepanjang Tahun 2018

Dgs

TECHNOSIGHTZ.COM - Memasuki tahun ketiganya sebagai startup peer to peer (P2P) lending, Modalku tak mengubah fokusnya pada tahun 2019 ini yakni membantu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapatkan pinjaman untuk mengembangkan bisnisnya.

Dengan fokus tersebut, Modalku mencatat beberapa pencapaian yang telah mereka raih sepanjang 2018. Beberapa catatan tersebut seperti:

• Selama tahun 2018, bisnis Modalku tumbuh lebih dari tiga kali lipat dibanding 2017.
• Hingga kini Modalku telah menyalurkan pendanaan sekitar Rp4 triliun di Asia Tenggara seperti di Singapura, Indonesia, dan Malaysia.
• Dari angka tersebut, lebih dari Rp2,2 triliun dicairkan bagi UMKM di Indonesia.
• Tahun 2018, Modalku meluncurkan Saldo Prioritas bersama Tokopedia sebagai layanan untuk melancarkan arus kas penjual online.
• Modalku memiliki enam puluh ribu akun yang terdaftar sebagai pemberi pinjaman. Empat puluh persen di antaranya masuk rentang usia millennial.
• Millennial menjadi segmen terbesar pemberi pinjaman di Modalku karena produk yang ditawarkan cukup mudah digunakan bagi mereka.
• Saat ini Modalku menawarkan beragam layanan untuk UMKM seperti Pinjaman UKM, Invoice Financing yang didasari invoice/tagihan usaha, maupun pinjaman merchant online lewat Saldo Prioritas.

"Fokus Modalku di tahun 2019 tetap konsisten dengan visi dan misi kami di tahun-tahun sebelumnya, yaitu menciptakan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Caranya dengan menyediakan pinjaman UMKM untuk perkembangan bisnis usaha lokal. Hanya saja, kami telah memperkuat message kami untuk tahun ini, yakni semua UMKM layak mendapatkan akses ke pendanaan," ujar Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya, Rabu (24/1/2019).

Adapun selain pencapaian yang telah disebutkan di atas, pencapaian besar Modalku lainnya pada 2018 adalah mendapatkan pendanaan seri B senilai Rp350 miliar dalam ronde investasi yang dipimpin SoftBank Ventures Asia.

Ikuti kami di